Sabtu, 07 Mei 2011

HIDUP TANPA BOKER? oH Tidaaaaakk

Beberapa hari ini, gw mengalami yang namanya Susah Boker ato bahasa Medis nya Sembelit atau konstipas, Pas ngaca dikamar "loh perut gw kok makin gendut yak?"

Gw ngerasa perut gw ngak enak, rasanya pengen dikeluarin tuh isi tapi kok susah banget, Minum Aer putih, Makan, Minum Kopi, Minum Aer es Sama aja ngak langsung Ke bilik Termenung, Akhirnya dengan kesabaran, hari ini keluar juga tuh sampah yang ada didalem perut, :)

Thanks God,.. Makasiiihh... Rasanya Lega banget,.. Apalagi ngak setengah jalan, alias ngak ada orang yang tiba-tiba yang ngetuk Pintu toilet karna kebelet juga :D

BOker / BAB normal berapa kali sehari sih? Kesulitan BAB merupakan keluhan yang bersifat subjektif, maka variasinya tergantung individu masing masing. dokter Fajar Bilang, umumnya frekuensi normal seseorang BAB mulai 3 kali per hari, sekali per hari hingga 3 kali per minggu.


Lalu kapan seorang dikatakan mengalami sembelit? "Dikatakan sembelit apabila terdapat paling sedikit dua keluhan dan terjadinya paling sedikit tiga bulan. Keluhan tersebut antara lain, tinja BAB (feses) keras, perlu mengejan kuat saat BAB, rasa tidak tuntas setelah BAB yang meliputi 25 persen dari BAB, dan frekuensi BAB dua kali per minggu atau kurang," katanya.

Untuk mencegah terjadinya sembelit tentu harus menghindari semua faktor penyebab sembelit. "Penyebab sembelit melibatkan banyak faktor. Mulai dari kurangnya asupan cairan, kurang bergerak (olahraga), kurang mengonsumsi makanan berserat, kebiasaan menunda buang air besar, efek samping obat-obatan tertentu, dan kondisi tubuh tertentu seperti kehamilan," katanya. Fajar juga mengingatkan, beberapa penyakit metabolik akan berefek pada keluhan ini seperti kencing manis/diabetes, kelainan pada kelenjar tiroid dan gangguan elektrolit/garam-garam tubuh. Faktor lain yang berpengaruh juga adalah adanya gangguan psikologi (stres), dan sehabis bepergian jauh.

Lantas bagaimana mengatasi sembelit yang dialami? Fajar menyarankan untuk mencoba dulu mengatasi tanpa obat-obatan atau dengan cara non-farmakologis. "Pada tahap ini diberikan terapi berupa kombinasi antara makanan tinggi serat dan air, latihan jasmani dan 'bowel training'. Serat berguna unutk menurunkan waktu transit, terutama pada usia lanjut. Serat juga berfungsi untuk membentuk gumpalan tinja. Jumlah kebutuhan serat sehari antara 20- 35 gram," tuturnya.

Hal yang harus diingat juga pemberian serat ini harus diimbangi dengan jumlah cairan yang cukup. Apabila tidak ada kontra indikasi yang lain seperti sakit ginjal, maka dianjurkan minum sekurangnya 6- 8 gelas per hari ( kurang lebih 1500 -2000 ml). "Jadi diharapkan para ibu juga mengontrol makanan yang dikonsumsi anggota keluarganya. Berapa banyak serat atau air putih yang telah diminum dalam satu hari," ucapnya.

Jalan pagi tiap hari adalah latihan jasmani yang paling sederhana tetapi bermanfaat bagi orang usia lanjut apabila mampu berjalan. Bagi yang tidak mampu berjalan, bisa dilakukan dengan duduk atau di samping tempat tidur.

Sedangkan bowel training adalah membuat jadwal BAB merupakan langkah yang baik, yang harus diperhatikan sejak awal. Dapat dilakukan pada pasien yang memang sudah terbiasa dengan jadwal BAB yang teratur, kebiasaan ini harus dipertahankan. Sedangkan pada pasien yang tidak terbiasa, jadwal terbaik untuk BAB adalah setelah sarapan dan setelah selesai makan malam

"Nah, apabila cara tersebut belum berhasil di atasi, maka lini berikutnya adalah dipertimbangkan menggunakan obat-obatan. Penggunaannya pun juga harus memenuhi pengobatan secara rasional, karena apabila dalam jangka tertentu masih saja terjadi sembelit, maka disarankan untuk segera ke dokter. Semoga problem sembelit dapat segera diatasi," katanya.

Kebanyakan Gula Dapat Sebabkan Sembelit

MEMPERHATIKAN makanan dan pola makan pada bayi dan anak sangat penting. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi anak dapat menjadi satu faktor yang menyebabkan terjadinya sembelit. "Konstipasi yang terjadi pada bayi dan anak biasanya karena faktor kebanyakan gula, pengenalan makanan padat terlalu dini, dan dehidrasi/mengalami kekurangan cairan," kata dr Fajar Rudy Qimindra, dokter umum RS Pertamina Balikpapan.

Terjadinya sembelit pada anggota keluarga lantaran remaja maupun orang dewasa biasanya mempunyai pola makan yang tidak sehat. "Tidak suka sayur dan buah menjadikan tubuh kekurangan faktor penting yaitu serat. Lebih-lebih disertai dengan kebiasaan makan yang cepat saji seperti mi instan, junk food, dan lain-lain," katanya.

Lain lagi bagi ibu hamil. Fajar menjelaskan, sembelit yang terjadi pada ibu hamil lebih disebabkan karena gerakan usus yang kurang akibat kerja dari hormon kehamilan dan konsumsi zat besi yang memang dibutuhkan selama kehamilan. Sedang pada orang tua lebih disebabkan karena menurunnya fungsi- fungsi sistem pencernaan akibat usia yang dikenal dengan istilah geriatic problem/ problem usia tua. (cpk)

Mekanisme Kerja Usus yang Membuat Sembelit:

- Makanan masuk usus.

- Usus akan menyerap air dan membentuk bahan sisa limbah makan yang disebut tinja.

- Kontraksi dari otot usus ini akan mendorong tinja ke arah bagian usus terakhir yang disebut rectum.

- Tinja padat dan kering yang terjadi pada sembelit ini disebabkan terlalu banyak penyerapan air. Hal ini terjadi karena kontraksi otot usus yang perlahan-lahan dan malas sehingga tinja bergerak terlalu lama ke arah dubur. (http://fajarqimi.blogspot.com)(cpk)

Jenis Obat Pencahar Digolongkan Menurut Cara Kerja:

1. Pencahar pembentuk tinja (bulk laxative)

Pencahar jenis ini umum beredar di pasaran, baik yang berasal dari serat alamiah seperti psyllium ataupun serat buatan seperti metil selullosa. Keduanya sama efektif dalam meningkatkan volume tinja. Obat ini cukup aman digunakan dalam waktu yang lama tetapi memerlukan asupan cairan yang cukup.

2. Pelembut tinja/feses

Obat-obat jenis ini dipakai oleh usia lanjut sebagai sebagai pelembut feses. Obat ini mempunyai efek sebagai surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan feses, sehingga dapat meresap dan feses jadi lembek.

3. Pencahar stimulan

Contoh golongan ini adalah senna, bisacordil. Senna aman dipakai untuk usia lanjut. Efek obat ini menstimulasi dan meningkatkan peristaltik atau gerakan usus.

4. Pencahar hiperosmoler/ osmotic laxative

Mempunyai efek menahan cairan dalan usus dan mengatur distribusi cairan dalam tinja. Jenis ini mempunyai cara kerja seperti spon sehingga tinja mudah melewati usus. Jenis golongan ini seperti laktulosa dan sorbitol.

5. Enema

Enema dimaksudkan untuk merangsang terjadinya evakuasi tinja sehingga bisa keluar. Pemberian ini harus hati - hati pada usia lanjut karena sering mengakibatkan efek samping.(cpk)

Tips

Atasi Sembelit Pada Bayi

BAYI mudah mengalami sembelit. Jika bayi Anda mengalami hal demikian, jangan terburu panik ada cara mudah untuk mengatasinya. Ambil beberapa tangkai daun bawang yang masih segar. Cuci bersih, lalu potong kecil-kecil, biarkan sesaat, ambil lendir yang keluar dari bekas potongan, usapkan lendir pada perut, pinggang dan punggung bayi. Lakukan itu sesering mungkin sampai buang air bayi anda lancar.

Manfaat Lain Kunyit

BILA Anda menderita sembelit, ada cara jitu untuk mengatasi hal tersebut. Ambil 4 butir kunyit, kupas lalu iris tipis. Rebus dengan 2 gelas air, tambahkan 4 buah asam jawa dan gula merah secukupnya. Panaskan hingga tinggal satu gelas. Saring dan minum hangat-hangat kuku. Lakukan pagi dan sore, selamat mencoba.(tribun kaltim)


0 komentar:

Posting Komentar